NW_24

Long Life Education

25 April 2016

Kinematika Gerak

KINEMATIKA GERAK
( (H. Sasrawan))
A.  Pengertian

       Gerak adalah satu kata yang digunakan untuk menjelaskan aksi, dinamika, atau terkadang gerakan dalam kehidupan sehari-hari. Suatu benda  dikatakan bergerak apabila kedudukannya berubah terhadap acuan/posisi tertentu. Suatu benda dikatakan bergerak bila posisinya setiap saat berubah terhadap suatu acuan tertentu. Konsep mengenai gerak yang dirumuskan dan dipahami saat ini didasarkan pada kajian Galileo dan Newton. Cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang gerak disebut mekanika. Mekanika terdiri dari kinematika dan dinamika.

         Kinematika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana gerak dapat terjadi tanpa memperdulikan penyebab terjadinya gerak tersebut. Sedangkan dinamika adalah ilmu yang mempelajari gerak dengan menganalisis seluruh penyebab yang menyebabkan terjadinya gerak tersebut. Seperti apa yang menyebabkan sebuah bulu ayam jatuh tidak bersamaan dengan kertas yang diremas. Padahal menurut Galileo semua benda akan jatuh bersamaan jika dijatuhkan dari ketinggian yang sama.

B. Gerak Lurus

          Gerak lurus adalah gerakan suatu benda/obyek yang lintasannya berupa garis lurus (tidak berbelok-belok). Dapat pula jenis gerak ini disebut sebagai suatu translasi beraturan. Pada rentang waktu yang sama terjadi perpindahan yang besarnya sama. Seperti gerak kereta api di rel yang lurus.

1. Posisi

           Posisi atau kedudukan adalah suatu kondisi vektor yang merepresentasikan keberadaan satu titik terhadap titik lainnya yang bisa dijabarkan dengan koordinat kartesius, dengan titik (0,0) adalah titik yang selain dua titik tersebut namun masih berkolerasi atau salah satu dari dua titik tersebut.

2. Jarak dan Perpindahan

          Jarak adalah panjang lintasan sesungguhnya yang ditempuh oleh suatu benda dalam waktu tertentu mulai dari posisi awal dan selesai pada posisi akhir. Jarak merupakan besaran skalar karena tidak bergantung pada arah. Oleh karena itu, jarak selalu bernilai positif. Besaran jarak adalah ‘s’.

          Perpindahan adalah perubahan posisi atau kedudukan suatu benda dari keadaan awal ke keadaan akhirnya. Perpindahan merupakan besaran vektor(untuk lebih jelasnya, simak gambar di bawah). 

3. Kelajuan dan Kecepatan

Kelajuan adalah besarnya kecepatan suatu objek. Kelajuan tidak memiliki arah sehingga termasuk besaran skalar. 

Kecepatan adalah besaran vektor yang menunjukkan seberapa cepat benda berpindah. Kecepatan juga bisa berarti kelajuan yang mempunyai arah. Misal sebuah mobil bergerak ke timur dengan kecepatan 60 km/jam. Rumus kecepatan tidak jauh berbeda dengan rumus kelajuan bahkan bisa dikatakan sama. 

4. Gerak Lurus Beraturan

Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak yang lintasannya lurus dan kecepatannya tetap. Cara menghitung jarak dari suatu gerak beraturan. Yaitu dengan mengalikan kecepatan(m/s) dengan selang waktu(s).

5. Gerak Lurus Berubah Beraturan

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak yang lintasannya lurus dan kecepatannya berubah secara beraturan/berpola. Ada dua kemungkinan GLBB, yaitu GLBB dipercepat dan GLBB diperlambat. 
Selain itu, anda juga bisa menghitung jarak tempuh yang dialami benda yang bergerak lurus berubah beraturan dengan rumus luas matematika. Selengkapnya baca artikel Materi Pelajaran tentang Gerak Lurus Berubah Beraturan.

Percepatan adalah perubahan kecepatan dalam satuan waktu tertentu. Percepatan termasuk besaran vektor. Satuan SI percepatan adalah m/s2. Percepatan bisa bernilai positif dan negatif. Bila nilai percepatan positif, hal ini menunjukkan bahwa kecepatan benda yang mengalami percepatan positif ini bertambah (dipercepat). Sedangkan bila negatif, hal ini berarti kecepatannya menurun (diperlambat). Jika gerak suatu benda lurus dan kecepatannya tidak berubah, maka resultan percepatannya adalah 0.

C. GLBB dalam Kehidupan

1. Gerak Jatuh Bebas

Gerak jatuh bebas adalah gerak sebuah objek yang jatuh dari ketinggian tanpa kecepatan awal yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Benda-benda yang jatuh bebas di ruang hampa mendapat percepatan yang sama. Benda-benda tersebut jika di kenyataan mungkin disebabkan karena gaya gesek dengan udara. 


2. Gerak Vertikal ke Bawah

Gerak Vertikal ke bawah adalah gerak suatu benda yang dilemparkan vertikal ke bawah dengan kecepatan awal dan dipengaruhi oleh percepatan.


3. Gerak Vertikal ke Atas

Gerak vertikal ke atas adalah gerak suatu benda yang dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan awal tertentu (v0) dan percepatan g saat kembali turun.


21 April 2016

Ruby Programing

Ruby merupakan bahasa pemrograman open source dinamis, mudah dimengerti dan produktif. Sintaks Ruby elegan, natural, mudah dibaca dan ditulis

10 April 2016

Borlan Delphi 7

delphi7


 Delphi adalah suatu bahasa pemograman (development language) fungsinya untuk merancang suatu aplikasi program.

Kegunaan Delphi7. untuk membuat aplikasi windows :
- Untuk merancang aplikasi program berbasis grafis.
- Untuk membuat program berbasis jaringan (client/server).


Keunggulan Delphi7
-IDE (Integrated Development Environment) atau lingkungan pengembangan aplikasi sendiri adalah satu dari beberapa keunggulan delphi, didalamnya terdapat menu – menu yang memudahkan kita untuk membuat suatu proyek program.
-Proses Kompilasi cepat, pada saat aplikasi yang kita buat dijalankan pada Delphi, maka secara otomatis akan dibaca sebagai sebuah program, tanpa dijalankan terpisah.
-Mudah digunakan, source kode delphi yang merupakan turunan dari pascal, sehingga tidak diperlukan suatu penyesuain lagi.
-Bersifat multi purphase, artinya bahasa pemograman Delphi dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai keperluan pengembangan aplikasi.

Sejarah Borland Delphi :
1. Delphi versi 1 (berjalan pada windows 3.1 atau windows 16 bit)
2. Delphi versi 2 (Berjalan pada windows 95 atau delphi 32 bit)
3. Delphi versi 3 (berjalan pada windows 95 keatas dengan tambahan fitur internet atua web)
4. Perkembangan selanjutnya diikuti dengan Delphi versi 4, 5 dan 6.
5. Versi terkini dari delphi adalahversi 7 dengan tambahan vitur .net dengan tambahan file XML (tapi untuk kali ini delphi 7 tidak bisa di pakek dalam windows vista)

OOP (Object Oriented Programming)OOP yaitu metode pemograman dengan membentu sebuah aplikasi yang mendekati keadaan dunia yang sesungguhnya. Hal itu bisa dilakukan dengan cara mendisain object untuk menyelesaikan masalah.
a. Tiga unsur OOP
1. Encapsulation atau pemodelan
Encapsulation adalah konsep penggabungan data dengan operator. Dalam konsep pemodelan data dan operasi menjadi satu kesatuan yang disebut object. Encapsulation juga disebut dengan penyembunyian informasi (information hiding)



Delphi dan OOP (Object Oriented Programming)
Secara default ketika kita merancang suatu aplikasi program, mau tidak mua dan tanpa kita sadari bahwa kita telah menerapkan OOP, walupun secara teori kita kurang memahami OOP dalam arti yang sebenarnya.

Type
Tform = class(tform)
Label1 = tlabel
End;



IDE DELPHI

1. langkah – langkah mengaktifkan Delphi

 Klik start
 pilih program Files
 pilih Borland Delphi
 pilih dan klik Delphi 7

 Bagian – bagian dari Jendela Delphi

1. Object Tree View
Merupakan sebuah diagram pohon yang menggambarkan hubungan logis menghubungkan semua komponen yang terdapat dalam suatu proyek program. Komponen tersebut meliputi form, modul atau frame. Fungsinya digunakan untuk menampilkan seluruh daftar komponen program dalm sebuah aplikasi program sesuai dengan penempatnnya.

2. Object Inspector
Merupakan jendela yang digunakan utnuk mengatur tampilan komponen pada form, misal bagaimana mengubah tulisan button pada command button menjadi Simpan, atau menghapus tulisan pada label dan mengganti nama menjadi Nama Mahasiswa atau memberikan perintah tertentu pada sebuah komponen sehingga ada interaksi ketika program dijalankan..

Secara Umum Object Inspector terbagi menadi 2, yaitu =
a. Properties
Digunakan untuk mengatur tampilan pada sebuah komponen baik itu meliputi penggantian nama, warna, jenis huruf, border dan lain –lain.

b. Events
Merupakan jendela properties yang digunakan untuk memberikan fungsi yang lebih detail dari fungsi sebenarnya. Misalnya ketika tombol Simpan di klik maka program akan menjalankan perintah penyimpanan data. Dari kalimat tersebut ada event clik untuk mengeksekusi sebuah tombol simpan. Perintah event clik tersebut dapat diberikan melalui jendela events.

Untuk Mempelajari lebih lanjut lihat video dibawah ini :


anda mau langsung mencobanya ? Dapatkan applikasinya DISINI


04 April 2016

Filsafat Dasar Negara CINA dan JERMAN



CINA 

Cina memiliki tradisi filsafat yang tua dan indepeden. Lingkungan budaya cina berlainan dengan Eropa, India, dan Arap, mengahsilakan perbedaan gagasan, keyakinan, dan cara pikir kebudayaan lain. Perbedaan-perbedaan itu sekaligus memunculkan perbedaan dalam sifat dan konsep filsafat cina.

Pada awalnya filsafat cina merupakan ajran-ajaran yang diyakini sebagai penuntun hidup individu dan masyarakat. Peran ajaran-ajaran itu dapat disertakan dengan agama. Ajaran-ajaran Confucius, misalnya pada awalnya merupakan petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus berperilaku. Ajaran-ajaran ini diterima sebagai agama, ajaran-ajaran Confucius, misalnya pada awalnya merupakan petunjuk-petunjuk tentang bagimana manusia berperilaku. Ajaran-ajaran ini diterima sebagai suatu kepercayaan, suatu dogma yang diterima kebenaranya. Namun memasuki masa sekarang ajaran itu mulai dipertanyakan, dianalisis, dikembangkan, dan diterapkan pada berbagai bidang kehidupan masyarakat modern dinamika pembahasan ajaran-ajaran itu menjadi semacam lahan pemikiran yang subur. Menjelmalah ajaran-ajaran itu menjadi filsafat, meskipun masih banyak ahli filsafat yang keberatan untukmengolongkan ajaran-ajaran cina menjadi filsafat.

Menurut Olsen 1984 , salah satu konsep dalam filsafat cina yang amat penting dan menonjol Dao yang menjadi dasar; Konfucianisme, Daoisme, dan Chan.

Keterangan tentang terbentuknya alam semesta menurut alam semesta dalam pemikiran Cina terdapat dalam kitap Yi Jing. Kitap ini menunjukan dan menjadi rujukan utama untuk memahami konsep kosmologi. Di dalamnya juga terdapat penjelasan tentang Dao dan kaitanya dengan hukum alam.

Menurut salah satu penafsiran terhadap kitap Yi Jing pada awalnya kehampaan saat belum ada dunia, belum ada apa-apa. Untuk sekian waktu yang ada hanyalah kehampaan serta kekosongan. Ada juga yang menyebutkan masa ini sebagai dunia pikiran. Kehamparan lalu disusul oleh kekacauan. Tiba-tiba menjadi tidak teraturan. Kehampaan berganti dengan kekacauan dengan tingkatan tinggi. Setelah terjadi kekacauan munculah gas yang disusul oleh energi, serta materi Qi. Gas dan materi ini tidak memiliki bentuk yang jelas bergerak secara bebas saling bertabrakan dan menimbulkan keteraturan hukum alam atau azas alam(Li). Hukum ini mengatur materi yang tersebar di alam namun belumlah sempurna dan hanya berupa benda langit secara umum saja. Perubahan (Yi) terjadi untuk menyempurnakan alam pembentukanya benda-benda alam.

Fungsi dari alam semesta mencapai kesempurnaan setelah mencapai atau munculnya Tai ji yang merupakan perpaduan unsur ying dan yang. Perpaduan unsur ini yang menjadikan alam menajdi seimbang dan harmonis. Tai Ji ada dimana saja dalam alam ini. Yin mengandung sifat-sifat ; diam, beku, padat, gelap, betina, dingin, menyerap, lembut. Dan sifat Yan merupakan gerak,cair, terang, jantan, panas, menentang, keras, dan gerak.

Tai Ji memunculkan 5 unsur alam pembentuk dunia dan isinya. Kelima unsur alam itu adalah api, air, tanah, logam, dan kayu. Perbedaan kosentrasi dan serajat lima unsur itu menyebabkan adanya perbedaan pada benda-benda.Derajat dan kosentrasi lima unsur pada manusia berbeda dengan pada hewan atau benda lainya.

Dengan adanya Tai ji yang mengandung Yin-Yang alam semesta dapat mengatur dirinya, pada dasarnya alam semesta dapat mengatur dirinya secara harmoni. Cara kerja alam selalu mengutamakan keharmonian. Jika ada kekacauan, maka penyebabnya adalah manusia karena alam semesta mengandung kebaikan dan harmonisasi

JERMAN

Buku “German Ideology” menawarkan basis filsafat yang unik dari seorang Karl Marx. Di sini, terukir jelas kecenderungan materialisme Marx yang ia ambil dari pengaruh Ludwig Feuerbach. Bahwa manusia adalah makhluk yang berproduksi dan berhubungan sosial, bahwa sejarah adalah sebuah proses manusia berproduksi untuk mempertahankan hidup, dan bahwa realitas yang nampak itu sebenarnya adalah realitas yang terlihat, bukan konstruksi gagasan yang diejawantahkan dari alam pikir manusia ke kehidupan sehari-hari.

Marx mengawalinya dengan kritik tajam terhadap tradisi filsafat Jerman Hegelian yang dinilainya mengalir dari surga ke bumi. Akibatnya, pergulatan hanya terjadi pada alam pikir dan melupakan basis realitas. Feuerbach dan filsafat materialime justru sebaliknya, bertitik pijak dari realitas sosial. Akan tetapi, dalam pembahasannya mengenai sejarah, konsepsi dialektika yang menjamin progresifitas aksi dielaborasi dengan produksi dan hubungan sosial yang materialistik. Ini yang mengerangkai konsepsi berpikir Marx tentang dunia.

Basis material itu yang mendeterminasi adanya hal-hal lain yang sifatnya bergugus dari alam pikir, seperti ideologi, agama, politik, budaya, atau yang lain. Hubungan antara produksi dengan hal-hal tersebut digambarkan dalam hubungan yang deterministik, antara basic dengan superstructure. Dalam struktur masyarakat industrial, problem terjadi pada struktur yang borjuistik. Struktur tersebut dinilai oleh Marx sebagai struktur yang alienatif, atau berdiri di atas penindasan manusia atas manusia yang lain. Kuncinya terdapat pada hak-milik pribadi. Adanya hak-milik kemudian menjadikan manusia yang menguasai faktor produksi –sebagai ruling class— mempekerjakan manusia yang lain dalam spectrum hubungan yang mekanistik. Akibatnya, manusia menjadi terasing dari manusia lain karena kehilangan kesempatan untuk berproduksi secara otonom. Keterasingan (alienasi) inilah yang kemudian melahirkan kaum proletariat –mereka yang tidak memiliki hak-milik dan tertindask oleh struktur yang alienatif tadi.

Ironisnya, negara dan hukum, yang idealnya menjadi alat untuk mengejawantahkan fungsi keadilan— justru didomplengi oleh kepentingan kaum borjuis, karena struktur negara tidak berpihak pada kaum proletar. Hukum dan politik menjadi ilusionis, karena mereka hanya melayani kepentingan kaum borjuis yang menentukan keuangan negara. Semua hal tersebut berakar dari pembagian kerja yang sangat bertumpu pada hak-milik pribadi. Selama hak-milik pribadi tetap mendeterminasi pembagian kerja, hegemoni borjuis akan tetap eksis. Konsekuensinya., kaum proletariat tetap menjadi kelompok tak berpunya.

Oleh karena itu, Marx memperkenalkan komunisme sebagai jalan untuk mengembalikan basis produksi dan hubungan sosial yang humanis sebagai nature manusia. Keterasingan harus dihilangkan karena menyalahi nature. Jalannya, di tengah masyarakat yang borjuistik, adalah revolusi proletariat. Kaum proletar menjadi tumpuan utama karena kondisi yang antagonis dengan majikan-majikan mereka, sehingga dapat meraih kesadaran yang luas untuk perjuangan kelas. Basis kelas sebagai titik tolak revolusi kemudian ditujukan untuk meraih tujuan komunisme, yaitu mengembalikan hakikat manusia yang dirampas oleh proses borjuistik.

Pada buku ini, Marx menggeser basis filsafat Idealisme a la Hegel yang sangat idealistik ke arah realitas sosial. Hal yang menarik, pergeseran ini menyebabkan filsafat Marx tidak dipenuhi oleh abstraksi yang penuh penalaran, tetapi justru pada analisisnya yang kuat pada realitas. Sangat identik Feuerbach. Ini mempengaruhi analisis-analisis Marx pada tulisan-tulisan selanjutnya. Sehingga, Marx menutup dengan sebuah pesan sederhana: hanya revolusi dan perubahan sosial yang mengakar-lah yang akan memandu kita, menemukan masyarakat yang baru
ref : http://noriefwarisman.blogspot.co.id
http://ibnulkhattab.blogspot.co.id/

03 April 2016

Etika, Estetika, dan Peradaban

          Etika, Estetika, dan Peradaban

   

1.1 Etika
     Etika merupakan sistem nilai pribadi yang digunakan memutuskan tentang sesuatu yang dianggap benar atau yang paling tepat, pada kondisi atau situasi tertentu , memberi sebuah keputusan tentang apa yang konsisten dengan sistem nilai pada kebribadian masing-masing.

                Etika sendiri berasal dari kata ethos atau taetha yang berarti tempat tinggal, padang rumput, kebiasaan atau adat istiadat.dan juga Etika (ethics) berarti moral. Etika merupakan ilmu tentang norma, nilai dan ajaran moral. Etika merupakan filsafat yang merefleksikan ajaran moral.

              Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.

Macam - macam Etika


A.  Etika Filosofis

             Etika filosofis adalah kegiatan berfilsafat atau berpikir, yang dilakukan oleh manusia. 

          Etikamerupakan bagian dari filsafat, karena itu berbicara etika tidak dapat dilepaskan dari filsafat. Karena itu, bila ingin mengetahui unsur-unsur etika maka kita harus bertanya juga mengenai unsur-unsur filsafat. Berikut akan dijelaskan dua sifat etika:
Non-empiris Filsafat digolongkan sebagai ilmu non-empiris. Ilmu empiris adalah ilmu yang didasarkan pada fakta atau yang konkret. Namun filsafat tidaklah demikian, filsafat berusaha melampaui yang konkret dengan seolah-olah menanyakan apa di balik gejala-gejala konkret. Demikian pula dengan etika. Etika tidak hanya berhenti pada apa yang konkret yang secara faktual dilakukan, tetapi bertanya tentang apa yang seharusnya dilakukan atau tidak boleh dilakukan.


B.  Etika Teologis

            Dua hal yang perlu diingat dengan etika teologis. Pertama, etika teologis bukan hanya milik agama tertentu. Kedua, etika teologis merupakan bagian dari etika secara umum.

       Secara umum, etika teologis dapat didefinisikan sebagai etika yang bertitik tolak dari presuposisi-presuposisi teologis. Definisi tersebut menjadi kriteria pembeda antara etika filosofis dan etika teologis. 

         Setiap agama dapat memiliki etika teologisnya yang unik berdasarkan apa yang diyakini dan menjadi sistem nilai-nilai yang dianutnya. Dalam hal ini, antara agama yang satu dengan yang lain dapat memiliki perbedaan di dalam merumuskan etika teologisnya.

1.2 Estetika 


           Estetika ialah sebuah kalimat yang mengartikan apa itu keindahan. Estetika merupakan ilmu membahas bagaimana keindahan bisa terbentuk, dan bagaimana supaya dapat merasakannya. Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni. Estetika adalah salah satau cabang afaialasafat yaitu ilmu membahas tentanf nilai suatu keindahan.
             Kata estetika berasal dari kata Yunani aesthesis yang berarti perasaan, selera perasaan atau taste. Estetika adalah hal yang mempelajari kualitas keindahan dari obyek, maupun daya impuls dan pengalaman estetik pencipta dan pengamatannya.


Mengapa Esstetika Herus Dikenal ?
      Karena karya-karya seni dan desain yang alami maupun yang buatan begitu berharga sehingga dipelajari ciri-ciri khasnya demi karya seni dan desain itu sendiri.
        Kemudian ia mesti berpendapat bahwa pengalaman estetika (pengalaman mengenai karya seni dan desain) itu begitu berharga baik untuk kelompoknya maupun masing- masing anggotanya sehingga karya seni dan desain itu mesti dipelajari. 
          Lalu mungkin dikira bahwa pengalaman ini begitu bernilai pada dirinya sendiri sehingga membutuhkan pengujian dan penelitian mengenai kualitaskualitas karya seni dan desain itu.


Estetika merupakan pengetahuan yang
mempelajari dan memahami melalui
pengamatan hal ikhwal keindahan baik pada
obyek maupun subyek atau pencipta dan
pengamatan melalui proses kreatis dan
fisolofis.



Estetika dalam industri grafis komunikasi

-Penggabungan estetika dengan teknologi
dalam industri grafis komunikasi merupakan
suatu yang kompleks dan mengarah pada
perkembangan penggayaan tertentu
berdasarkan kebutuhan praktis.

-Penggabungan estetika dengan teknologi
dalam industri grafis komunikasi merupakan
suatu yang kompleks dan mengarah pada
perkembangan penggayaan tertentu
berdasarkan kebutuhan praktis.


1.3 Peradaban


             Peradaban adalah memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan masyarakat manusia. ": dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya dan pemukiman, berbanding dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban akan disusun dalam beragam pembagian kerja yang rumit dalam struktur hirarki sosial.
           pengertian peradaban juga sering dipakai untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, ilmu pengetahuan, seni bangunan, seni rupa, dan sistem kenegaraan dan masyarakat yang maju dan kompleks.
         Secara harfiah, peradaban berasal dari kata dasar adab yang berarti akhlak, kesopanan atau kehalusan berbudi pekerti. Dan manusia yang tidak mempunyai adab sering dikatakan sebagai biadab.

Indikator peradaban yaitu :

-Organisasi sosial
-Berkebudayaan tinggi
-Cara berkehidupan yang sudah maju.
Dalam kebudayaan Barat, manusia beradab adalah yang berpendidikan, sopan dan  berbudaya.

Faktor penting dalam pembentukan kebudayaan:
-Religi
-Bahasa
-Seni
-ilmu pengetahuan

PERUBAHAN PERADABAN DAN PERAN MANUSIA

         Perubahan peradaban biasanya dikaitkan dengan perubahan-perubahan elemen atau aspek yang lebih bersifat fisik, seperti transportasi, persenjataan, jenis-jenis bibit unggul yang ditemukan, dan sebagainya. Perubahan budaya berhubungan dengan  perubahan yang bersifat rohani seperti keyakinan, nilai, pengetahuan, ritual, apresiasi seni, dan sebagainya. Sedangkan perubahan sosial terbatas pada aspek-aspek hubuingan sosial dan keseimbangannya. Meskipun begitu perlu disadari bahwa sesuatu perubahan di masyarakat selamanya memiliki mata rantai diantaranya elemen yang satu dan eleman yang lain dipengaruhi oleh elemen yang lainnya.

        Perubahan peradaban yang dimaksud pada alinea sebelumnya adalah prosesnya harus didesain dengan kesadaran, kesengajaan, kebersamaan, dan komitmen, yang didasarkan atas nilai-nilai kehidupan yang benar. Selanjutnya melalui pendidikanlah, kita dapat berharap wujudnya yaitu dengan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kehidupan yang cerdas inilah yang patut menjadi dasar sebuah peradaban yang kokoh dan sehat. Pendidikan adalah syarat mutlak  berkembangya peradaban. Tanpa pendidikan yang memadai, tidak aka nada SDM yang mampu membawa perubahan peradaban ke arah yang lebih baik. Melalui fungsi pendidikan dalam mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, maka akan lahirlah generasi yang mampu melaksanakan prinsip how to change the world (bagaimana mengubah dunia) bukan hanya how to see the world (bagaimana melihat dunia). Dan juga, how to lead the change (bagaimana memimpin perubahan), dan bukan hanya how to follow the change (bagaimana ikut dalam perubahan). Oleh karena itu, output pendidikan harus diarahkan menjadi agen  perubahan (agent of change). Di sinilah peran pendidikan, di dalam rangka merekat keutuhan dan kesatuan bangsa, menjadi amat sangat menentukan.
Manusia adalah makhluk individu yang tidak dapat melepaskan diri dari hubungan dengan manusia lain. Sebagai akibat dari hubungan yang terjadi di antara individu-individu (manusia) kemudian lahirlah kelompok-kelompok sosial (social group) yang dilandasi oleh kesamaan-kesamaan kepentingan bersama. Namun bukan berarti semua himpunan manusia dapat dikatakan kelompok sosial. Untuk dikatakan kelompok sosial terdapat persyaratan-persyaratan tertentu.

Dalam kelompok sosial yang telah tersusun susunan masyarakatnya akan terjadinya sebuah perubahan dalam susunan tersebut merupakan sebuah keniscayaan. Karena perubahan merupakan hal yang mutlak terjadi dimanapun tempatnya. Kenyataan mengenai perubahan-perubahan dalam masyarakat dapat dianalisa dari  berbagai segi diantaranya: ke “arah” mana perubahan dalam masyarakat itu “bergerak” (direction of change)”, yang jelas adalah bahwa perubahan itu bergerak meninggalkan faktor yang diubah. Akan tetapi setelah meninggalkan faktor itu mungkin perubahan itu bergerak kepada sesuatu bentuk yang baru sama sekali, akan tetapi boleh pula bergerak kepada suatu bentuk yang sudah ada di dalam waktu yang lampau. Perubahan adalah keniscayaan, dan perubahan ke arah yang lebih baik tentunya merupakan hasrat dari setiap individu maupun organisasi. Peradaban adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebutkan bagian-bagian atau unsur kebudayaan yang dianggap halus, indah dan maju. Konsep kebudayaan adalah perkembangan kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu yang tercermin dalam tingkat intelektual, keindahan, teknologi, spiritual yang terlihat pada masyarakatnya. Kebudayaan bersifat dinamis. Oleh sebab itu ia dapat mengalami  perubahan atau pergeseran.



Pengertian Peradaban Menurut Definisi Para Ahli :

Arnold Toynbee : Arnol Toynbee dalam bukunya "The Disintegrations of Civilization" dalam Theories of Society, (New York, The Free Press, 1965), hal 1355 menyatakan peradaban adalah kebudayaan yang telah mencapai taraf perkembangan teknologi yang sudah lebih tinggi. Pengertian lain menyebutkan bahwa peradaban adalah kumpulan seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, baik fisik (misalnya bangunan, jalan), maupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya, maupun iptek).

Albion Small : Menurut Albion Small Peradaban adalah kemampuan manusia dalam mengendalikan dorongan dasar kemanusiaannya untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Sementara itu, kebudayaan mengacu pada kemampuan manusia dalam mengendalikan alam melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Albion Small, yang mengatakan bahwa peradaban berhubungan dengan suatu perbaikan yang bersifat kualitatif dan menyangkut kondisi batin manusia, sedangkan kebudayaan mengacu pada suatu yang bersifat material, faktual, relefan, dan konkret.

Bierens De Hann : Menurut pendapat Bierens De Hann yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian peradabadan yang memiliki arti bahwa peradaban adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan teknik. Jadi, peradaban memiliki kegunaan praktis dalam hubungan kemasyarakatan.

Huntington : Huntington memberikan pendapatatnya mengenai definisi peradaban bahwa pengertian peradaban adalah sebuah identitas terluas dari budaya, yang teridentifikasi melalui dalam unsur-unsur obyektig umum, seperti bahasa, sejarah, agama, kebiasaan, institusi, maupun melalui identifikasi diri yang subyektif. Berangkat pada definisi ini, maka masyarakat Amerika-khususnya Amerika Serikat dan Eropa yang sejauh ini disatukan oleh bahasa, budaya, dan agama dapat diklasifikasikan sebagai satu peradaban, yakni peradaban barat.

Alfred Weber : Menurut definisi Alfred Weber yang mengatakan bahwa pengertian peradaban adalah mengacu pada pengetahuan praktis dan intelektual, serta sekumpulan cara yang bersifat teknis yang digunakan untuk mengendalikan alam. Adapun kebudayaan terdiri atas serangkaian nilai, prinsip, normatif, dan ide yang bersifat unik. Aspek dari peradaban lebih bersifat kumulatif dan lebih siap untuk disebar, lebih rentan terhadap penilaian, dan lebih berkembang daripada aspek kebudayaan. Peradaban bersifat impersonal dan objektif, sedangkan kebudayaan bersifat personal, subjektif dan unik.

Prof Dr. Koentjaraningrat : Peradaban adalah bagian-bagian yang halus dan indah seperti seni. Masyarakat yang telah maju dalam kebudayaan tertentu berarti memiliki peradaban yang tinggi. Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan dimana pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi.

Oswald Spengler : Spengler berpendapat bahwa pengertian peradaban adalah kebudayaan yang telah mencapai taraf tinggi atau kompleks. Terlebih lagi Spengler menyatakan bahwa peradaban adalah tingkat kebudayaan ketika telah mencapai taraf tinggi dan kompleks. Lebih lanjutnya lagi, Spengler menyatakan bahwa peradaban adalah tingkat kebudayaan ketika tidak lagi memiliki aspek produktif, beku, dan mengkristal. Adapun kebudayaan pada sesuatu yang hidup dan kreatif.

Ciri-Ciri Umum Peradaban 
Ciri-ciri atau karakteristik yang berfungsi dalam memperjelas peradaban dan juga berfungsi dalam membedakan peradaban dan kebudayaan dimana kita tahu bahwa banyak dari kita yang menganggap bahwa peradaban dan kebudayaan sama, padahal peradaban dan kebudayaan tersebut adalah sangat berbeda. Dengan itu maka ciri-ciri peradaban sangat membantu dalam membedakan antara peradaban dan kebudayaan. 
Ciri-ciri umum sebuah peradaban yaitu :
-Pembangunan kota-kota baru dengan tata ruang yang baik, indah, dan modern
-Sistem pemerintahan yang tertip karena terdapat hukum dan peraturan.
-Berkembangnya beragam ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih maju seperti astronomi, kesehatan, bentuk tulisan, arsitektur, kesenian, ilmu ukur, keagamaan, dan lain-lainnya.
-Masyarakat dalam berbagai jenis pekerjaan, keahlian, dan strata sosial yang lebih kompleks.



referensi  :https://id.wikipedia.org/wiki/Peradaban
referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Estetika

Apa itu Estetika ?

Pengertian Estetika 

           Estetika ialah sebuah kalimat yang mengartikan apa itu keindahan. Estetika merupakan ilmu membahas bagaimana keindahan bisa terbentuk, dan bagaimana supaya dapat merasakannya. Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni. Estetika adalah salah satau cabang afaialasafat yaitu ilmu membahas tentanf nilai suatu keindahan.
             Kata estetika berasal dari kata Yunani aesthesis yang berarti perasaan, selera perasaan atau taste. Estetika adalah hal yang mempelajari kualitas keindahan dari obyek, maupun daya impuls dan pengalaman estetik pencipta dan pengamatannya.


Mengapa Esstetika Herus Dikenal ?
      Karena karya-karya seni dan desain yang alami maupun yang buatan begitu berharga sehingga dipelajari ciri-ciri khasnya demi karya seni dan desain itu sendiri.
        Kemudian ia mesti berpendapat bahwa pengalaman estetika (pengalaman mengenai karya seni dan desain) itu begitu berharga baik untuk kelompoknya maupun masing- masing anggotanya sehingga karya seni dan desain itu mesti dipelajari. 
          Lalu mungkin dikira bahwa pengalaman ini begitu bernilai pada dirinya sendiri sehingga membutuhkan pengujian dan penelitian mengenai kualitaskualitas karya seni dan desain itu.


Estetika merupakan pengetahuan yang
mempelajari dan memahami melalui
pengamatan hal ikhwal keindahan baik pada
obyek maupun subyek atau pencipta dan
pengamatan melalui proses kreatis dan
fisolofis.



Estetika dalam industri grafis komunikasi

-Penggabungan estetika dengan teknologi
dalam industri grafis komunikasi merupakan
suatu yang kompleks dan mengarah pada
perkembangan penggayaan tertentu
berdasarkan kebutuhan praktis.

-Penggabungan estetika dengan teknologi
dalam industri grafis komunikasi merupakan
suatu yang kompleks dan mengarah pada
perkembangan penggayaan tertentu
berdasarkan kebutuhan praktis.

referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Estetika

Apa Itu Peradaban ?

Pengertian Peradaban

             Peradaban adalah memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan masyarakat manusia. ": dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya dan pemukiman, berbanding dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban akan disusun dalam beragam pembagian kerja yang rumit dalam struktur hirarki sosial.
           pengertian peradaban juga sering dipakai untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, ilmu pengetahuan, seni bangunan, seni rupa, dan sistem kenegaraan dan masyarakat yang maju dan kompleks.
         Secara harfiah, peradaban berasal dari kata dasar adab yang berarti akhlak, kesopanan atau kehalusan berbudi pekerti. Dan manusia yang tidak mempunyai adab sering dikatakan sebagai biadab.

Indikator peradaban yaitu :

-Organisasi sosial
-Berkebudayaan tinggi
-Cara berkehidupan yang sudah maju.
Dalam kebudayaan Barat, manusia beradab adalah yang berpendidikan, sopan dan  berbudaya.

Faktor penting dalam pembentukan kebudayaan:
-Religi
-Bahasa
-Seni
-ilmu pengetahuan

PERUBAHAN PERADABAN DAN PERAN MANUSIA

         Perubahan peradaban biasanya dikaitkan dengan perubahan-perubahan elemen atau aspek yang lebih bersifat fisik, seperti transportasi, persenjataan, jenis-jenis bibit unggul yang ditemukan, dan sebagainya. Perubahan budaya berhubungan dengan  perubahan yang bersifat rohani seperti keyakinan, nilai, pengetahuan, ritual, apresiasi seni, dan sebagainya. Sedangkan perubahan sosial terbatas pada aspek-aspek hubuingan sosial dan keseimbangannya. Meskipun begitu perlu disadari bahwa sesuatu perubahan di masyarakat selamanya memiliki mata rantai diantaranya elemen yang satu dan eleman yang lain dipengaruhi oleh elemen yang lainnya.

        Perubahan peradaban yang dimaksud pada alinea sebelumnya adalah prosesnya harus didesain dengan kesadaran, kesengajaan, kebersamaan, dan komitmen, yang didasarkan atas nilai-nilai kehidupan yang benar. Selanjutnya melalui pendidikanlah, kita dapat berharap wujudnya yaitu dengan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kehidupan yang cerdas inilah yang patut menjadi dasar sebuah peradaban yang kokoh dan sehat. Pendidikan adalah syarat mutlak  berkembangya peradaban. Tanpa pendidikan yang memadai, tidak aka nada SDM yang mampu membawa perubahan peradaban ke arah yang lebih baik. Melalui fungsi pendidikan dalam mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, maka akan lahirlah generasi yang mampu melaksanakan prinsip how to change the world (bagaimana mengubah dunia) bukan hanya how to see the world (bagaimana melihat dunia). Dan juga, how to lead the change (bagaimana memimpin perubahan), dan bukan hanya how to follow the change (bagaimana ikut dalam perubahan). Oleh karena itu, output pendidikan harus diarahkan menjadi agen  perubahan (agent of change). Di sinilah peran pendidikan, di dalam rangka merekat keutuhan dan kesatuan bangsa, menjadi amat sangat menentukan.
Manusia adalah makhluk individu yang tidak dapat melepaskan diri dari hubungan dengan manusia lain. Sebagai akibat dari hubungan yang terjadi di antara individu-individu (manusia) kemudian lahirlah kelompok-kelompok sosial (social group) yang dilandasi oleh kesamaan-kesamaan kepentingan bersama. Namun bukan berarti semua himpunan manusia dapat dikatakan kelompok sosial. Untuk dikatakan kelompok sosial terdapat persyaratan-persyaratan tertentu.

Dalam kelompok sosial yang telah tersusun susunan masyarakatnya akan terjadinya sebuah perubahan dalam susunan tersebut merupakan sebuah keniscayaan. Karena perubahan merupakan hal yang mutlak terjadi dimanapun tempatnya. Kenyataan mengenai perubahan-perubahan dalam masyarakat dapat dianalisa dari  berbagai segi diantaranya: ke “arah” mana perubahan dalam masyarakat itu “bergerak” (direction of change)”, yang jelas adalah bahwa perubahan itu bergerak meninggalkan faktor yang diubah. Akan tetapi setelah meninggalkan faktor itu mungkin perubahan itu bergerak kepada sesuatu bentuk yang baru sama sekali, akan tetapi boleh pula bergerak kepada suatu bentuk yang sudah ada di dalam waktu yang lampau. Perubahan adalah keniscayaan, dan perubahan ke arah yang lebih baik tentunya merupakan hasrat dari setiap individu maupun organisasi. Peradaban adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebutkan bagian-bagian atau unsur kebudayaan yang dianggap halus, indah dan maju. Konsep kebudayaan adalah perkembangan kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu yang tercermin dalam tingkat intelektual, keindahan, teknologi, spiritual yang terlihat pada masyarakatnya. Kebudayaan bersifat dinamis. Oleh sebab itu ia dapat mengalami  perubahan atau pergeseran.



Pengertian Peradaban Menurut Definisi Para Ahli :

Arnold Toynbee : Arnol Toynbee dalam bukunya "The Disintegrations of Civilization" dalam Theories of Society, (New York, The Free Press, 1965), hal 1355 menyatakan peradaban adalah kebudayaan yang telah mencapai taraf perkembangan teknologi yang sudah lebih tinggi. Pengertian lain menyebutkan bahwa peradaban adalah kumpulan seluruh hasil budi daya manusia, yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia, baik fisik (misalnya bangunan, jalan), maupun non-fisik (nilai-nilai, tatanan, seni budaya, maupun iptek).

Albion Small : Menurut Albion Small Peradaban adalah kemampuan manusia dalam mengendalikan dorongan dasar kemanusiaannya untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Sementara itu, kebudayaan mengacu pada kemampuan manusia dalam mengendalikan alam melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurut Albion Small, yang mengatakan bahwa peradaban berhubungan dengan suatu perbaikan yang bersifat kualitatif dan menyangkut kondisi batin manusia, sedangkan kebudayaan mengacu pada suatu yang bersifat material, faktual, relefan, dan konkret.

Bierens De Hann : Menurut pendapat Bierens De Hann yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian peradabadan yang memiliki arti bahwa peradaban adalah seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan teknik. Jadi, peradaban memiliki kegunaan praktis dalam hubungan kemasyarakatan.

Huntington : Huntington memberikan pendapatatnya mengenai definisi peradaban bahwa pengertian peradaban adalah sebuah identitas terluas dari budaya, yang teridentifikasi melalui dalam unsur-unsur obyektig umum, seperti bahasa, sejarah, agama, kebiasaan, institusi, maupun melalui identifikasi diri yang subyektif. Berangkat pada definisi ini, maka masyarakat Amerika-khususnya Amerika Serikat dan Eropa yang sejauh ini disatukan oleh bahasa, budaya, dan agama dapat diklasifikasikan sebagai satu peradaban, yakni peradaban barat.

Alfred Weber : Menurut definisi Alfred Weber yang mengatakan bahwa pengertian peradaban adalah mengacu pada pengetahuan praktis dan intelektual, serta sekumpulan cara yang bersifat teknis yang digunakan untuk mengendalikan alam. Adapun kebudayaan terdiri atas serangkaian nilai, prinsip, normatif, dan ide yang bersifat unik. Aspek dari peradaban lebih bersifat kumulatif dan lebih siap untuk disebar, lebih rentan terhadap penilaian, dan lebih berkembang daripada aspek kebudayaan. Peradaban bersifat impersonal dan objektif, sedangkan kebudayaan bersifat personal, subjektif dan unik.

Prof Dr. Koentjaraningrat : Peradaban adalah bagian-bagian yang halus dan indah seperti seni. Masyarakat yang telah maju dalam kebudayaan tertentu berarti memiliki peradaban yang tinggi. Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukkan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan dimana pada waktu perkembangan kebudayaan mencapai puncaknya berwujud unsur-unsur budaya yang bersifat halus, indah, tinggi, sopan, luhur dan sebagainya maka masyarakat pemilik kebudayaan tersebut dikatakan telah memiliki peradaban yang tinggi.

Oswald Spengler : Spengler berpendapat bahwa pengertian peradaban adalah kebudayaan yang telah mencapai taraf tinggi atau kompleks. Terlebih lagi Spengler menyatakan bahwa peradaban adalah tingkat kebudayaan ketika telah mencapai taraf tinggi dan kompleks. Lebih lanjutnya lagi, Spengler menyatakan bahwa peradaban adalah tingkat kebudayaan ketika tidak lagi memiliki aspek produktif, beku, dan mengkristal. Adapun kebudayaan pada sesuatu yang hidup dan kreatif.

Ciri-Ciri Umum Peradaban 
Ciri-ciri atau karakteristik yang berfungsi dalam memperjelas peradaban dan juga berfungsi dalam membedakan peradaban dan kebudayaan dimana kita tahu bahwa banyak dari kita yang menganggap bahwa peradaban dan kebudayaan sama, padahal peradaban dan kebudayaan tersebut adalah sangat berbeda. Dengan itu maka ciri-ciri peradaban sangat membantu dalam membedakan antara peradaban dan kebudayaan. 
Ciri-ciri umum sebuah peradaban yaitu :
-Pembangunan kota-kota baru dengan tata ruang yang baik, indah, dan modern
-Sistem pemerintahan yang tertip karena terdapat hukum dan peraturan.
-Berkembangnya beragam ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih maju seperti astronomi, kesehatan, bentuk tulisan, arsitektur, kesenian, ilmu ukur, keagamaan, dan lain-lainnya.
-Masyarakat dalam berbagai jenis pekerjaan, keahlian, dan strata sosial yang lebih kompleks.

referensi  :https://id.wikipedia.org/wiki/Peradaban

Apa itu Power Point ?

Pengertian Power Point
         Microsoft Powerpoint adalah sebuah program aplikasi microsoft office yang berguna sebagai media presentasi yang berisikan slide. Aplikasi ini memeprmudah dalam melakukan presentasi.

Kegunaan atau fungsi dari ms powerpoint adalah sebagai berikut :


-Membuat sebuah presentasi berbentuk softcopy sehingga dapat diakses oleh berbagai perangkat komputer.
-Membuat presentasi dalam bentuk slide yang menarik.
-Mempermudah dalam membuat, mengatur dan mencetak berbagai slide.
-Dapat berisikan video maupun audio.

Sejarah Microsoft Powerpoint

Microsoft Powerpoint dikembangkan pertama kali oleh Bob Gaskins dan Dennis Austin. Waktu itu, microsoft powerpoint digunakan sebagai presenter untuk perusahaan Forethought.Inc yang kemudian namanya diubah menjadi Powerpoint.

Powerpoint versi 1 dirilis pada tahun 1987 dan komputer yang didukungnya adalah Macintosh. Kala itu powerpoint masih menggunakan warna hitam putih saja dan mampu membuat halaman teks dan grafik untuk transparasi OHP (OverHead Projector).

Di tahun berikutnya, microsoft powerpoint muncul dengan dukungan warna setelah macintosh  berwarna muncul dipasaran.

Pada tanggal 31 Juli 1987, Microsoft mengakuisisi Forethought.Inc dengan powerpoint seharga 14 juta dollar.

Mengikuti Microsoft Windows 3.0, versi Ms. Windows dari PowerPoint (versi 2.0) muncul di pasaran tepatnya pada tahun 1990. Semenjak tahun 1990 inilah Microsoft Powerpoint tidak terpisahkan dalam paket aplikasi kantoran Microsoft Office terkecuali Basic Edition.

Sampai saat ini Microsoft PowerPoint terus berkembang dan mengalami penambahan fitur dari tahun ke tahunnya. Versi terbaru dari Ms. Powerpoint adalah Microsoft Office PowerPoint 2013 (versi 15) yang dirilis bulan Januari 2015.

Dalam Microsoft PowerPoint 2013 ini, antarmuka dengan pengguna dan grafik sangat ditingkatkan sehingga Microsoft PowerPoint lebih menarik dan userfriendly.

Versi ini juga menawarkan format data  XML dengan ekstensi .pptx yang sebelumnya merupakan data biner dengan ekstensi .ppt

Format data Microsoft PowerPoint 

Untuk emnyimpan sebuah data PowerPoint, powerpoint menyediakan beragam format data diantaranya yaitu :

*.PPT (PowerPoint Presentaion)
Merupakan ekstensi untuk data biner dan tersedia dalam segala versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12).

*.PPS (PowerPoint Show)
Merupakan ekstensi untuk data biner dan tersedia dalam segala versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12).

*.POT (PowerPoint Template)
Merupakan ekstensi untuk data biner dan tersedia dalam segala versi PowerPoint (termasuk PowerPoint 12).

*.PPTX (PowerPoint Presentation)
Merupakan ekstensi untuk data dalam bentuk XML dan hanya tersedia dalam versi PowerPoint 12.

Fitur-fitur Power Point

-Teks
-Gambar dan Grafik
-Foto
-Suara

-Film

Kelebihan Microsoft Office PowerPoint 



-Bnayk desain dan template yang menarik.
-Dapat dibuat dalam berbagai format data.
-Dapat mengedit foto secara langsung.
-Adanya fitur pergerakan seperti Transition dan Custom Animation.
-Adanya fitur untuk memasukkan konten dari lain aplikasi yang mendukung Object Linking and Embedding.

Kekurangan Microsoft Powerpoint
Adanya licensi yang memungkinkan penggunanya untuk membayar program aplikasi powerpoint ini.
Baca juga : Pengertian dan Fungsi Microsoft Word


Sumber & referensi : 
http://www.burung-net.com
http://siswamaster.blogspot.co.id

02 April 2016

Apa Itu Etika ?

           Pengertian Etika
            Etika merupakan sistem nilai pribadi yang digunakan memutuskan tentang sesuatu yang dianggap benar atau yang paling tepat, pada kondisi atau situasi tertentu , memberi sebuah keputusan tentang apa yang konsisten dengan sistem nilai pada kebribadian masing-masing.

                Etika sendiri berasal dari kata ethos atau taetha yang berarti tempat tinggal, padang rumput, kebiasaan atau adat istiadat.dan juga Etika (ethics) berarti moral. Etika merupakan ilmu tentang norma, nilai dan ajaran moral. Etika merupakan filsafat yang merefleksikan ajaran moral.

              Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.

Macam - macam Etika


A.  Etika Filosofis

             Etika filosofis adalah kegiatan berfilsafat atau berpikir, yang dilakukan oleh manusia. 

          Etikamerupakan bagian dari filsafat, karena itu berbicara etika tidak dapat dilepaskan dari filsafat. Karena itu, bila ingin mengetahui unsur-unsur etika maka kita harus bertanya juga mengenai unsur-unsur filsafat. Berikut akan dijelaskan dua sifat etika:
Non-empiris Filsafat digolongkan sebagai ilmu non-empiris. Ilmu empiris adalah ilmu yang didasarkan pada fakta atau yang konkret. Namun filsafat tidaklah demikian, filsafat berusaha melampaui yang konkret dengan seolah-olah menanyakan apa di balik gejala-gejala konkret. Demikian pula dengan etika. Etika tidak hanya berhenti pada apa yang konkret yang secara faktual dilakukan, tetapi bertanya tentang apa yang seharusnya dilakukan atau tidak boleh dilakukan.


B.  Etika Teologis

            Dua hal yang perlu diingat dengan etika teologis. Pertama, etika teologis bukan hanya milik agama tertentu. Kedua, etika teologis merupakan bagian dari etika secara umum.

       Secara umum, etika teologis dapat didefinisikan sebagai etika yang bertitik tolak dari presuposisi-presuposisi teologis. Definisi tersebut menjadi kriteria pembeda antara etika filosofis dan etika teologis. 

         Setiap agama dapat memiliki etika teologisnya yang unik berdasarkan apa yang diyakini dan menjadi sistem nilai-nilai yang dianutnya. Dalam hal ini, antara agama yang satu dengan yang lain dapat memiliki perbedaan di dalam merumuskan etika teologisnya. 

KIMIA INTI

A. Unsur Radioaktif

Unsur radioaktif secara sepontan memancarkan radiasi, yang berupa partikel atau gelombang elektromagnetik (nonpartikel). Jenis-jenis radiasi yang dipancarkan unsur radioaktif adalah:
1. Partikel α (Sinar α), terdiri dari inti 2He4 yang bermuatan positip (2He4)2+.
2. Partikel β (Sinar β) atau -1e0, sama dengan elektron (e), bermuatan negatip.
3. Sinar γ, mirip dengan sinar-x, berupa foton dengan panjang gelombang sangat
    pendek (1 - 10-3 Å).
4. Partikel β+ (+1e0), merupakan elektron bermuatan positip (positron). Umumnya
     dipancarkan oleh inti zat radioaktif buatan.
5.Elektron capture, sering bersamaan dengan pemancaran positron, sebuah elektron
   pada kulit dalam  diserap inti. 1p1 + -1e0 ⎯→ 0n1. Kekosongan elektron diisi
   elektron pada kulit luar dengan memancarkan sinar-x.

B. Peluruhan Inti

1. Penulisan Nuklida
Nuklida adalah suatu inti atom yang ditandai dengan jumlah proton (p) dan neutron (n) tertentu, dituliskan: zXA

X = lambang unsur
Z = nomor atom = jumlah proton (p)
A = bilangan massa = jumlah proton dan neutron (p + n)

2. Isotop Stabil dan Isotop Tidak Stabil
Nuklida-nuklida dari unsur yang sama (dengan jumlah proton sama) tetapi jumlah neutron berbeda disebut isotop. Contoh isotop oksigen adalah: 8O16, 8O17,8O18

Isotop yang mempunyai inti stabil disebut isotop stabil. Isotop tidak stabil mempunyai inti tidak stabil yang merupakan nuklida radioaktif dan akan meluruh. Nuklida yang dikenal terdapat lebih dari 3 000 nuklida, sekitar 280 di antaranya adalah nuklida stabil dan lainnya adalah nuklida radioaktif. Beberapa contoh isotop stabil dan isotop tidak stabil adalah:
Unsur              Isotop stabil                Isotop tidak stabil
H                     H1,                               H2 H3
K                     K39,                             K41 K38, K40, K42, K44
Co                   Co59                                                Co57, Co58, Co60, Co61
Pb                    Pb206,                           Pb208 Pb205, Pb207, Pb2092

3. Peluruhan Radioaktif Alam dan Radioaktif Buatan
a. Radioaktif Alam
Unsur/nuklida radioaktif alam yaitu unsur/nuklida radioaktif yang dapat ditemukan di alam, umumnya ditemukan dalam kerak bumi. Semua unsur/nuklida radioaktif alam yang bernomor atom tinggi akan termasuk salah satu dari deret radioaktif berikut:
1) Deret uranium, dimulai dari 92U238 berakhir pada 82Pb206.
                  92U238 ⎯→ 82Pb206 + 8 2α4 + 6 -1β0
2) Deret thorium, dimulai dari 90Th232 berakhir pada 82Pb208.
     90Th232 ⎯→ 82Pb208 + 6 2α4 + 4 -1β0
3) Deret aktinium, dimulai dari 92U235 berakhir pada 82Pb207.
                               92U235 ⎯→ 82Pb206 + 7 2α4 + 4 -1β0
    Unsur radioaktif bernomor atom rendah jarang ditemui.
Contohnya: 19K40
                              19K40 ⎯→ 20Ca40 + -1β0


b. Radioaktif Buatan
Unsur/nuklida radioaktif buatan adalah unsur/nuklida radioaktif yang tidak
 terdapat di alam, tetapi dapat dibuat dari unsur/nuklida alam. Isotop buatan
pertama kali dibuat Rutherford (1919), adalah 8O17 yang tidak radioaktif.
    7N14 + 2He4 ⎯→ 8O17 + 1H1

Isotop radioaktif buatan pertama adalah 15P30 (1934)
13Al27 + 2He4 ⎯→ 15P30 + 0n1
15P30 ⎯→ 14Si30 + +1e0
Unsur buatan yang pertama adalah neptunium (Np)
92U238 + 0n1 ⎯→ 92U239
92U239 ⎯→ 93Np239 + -1e0
Deret radioaktif buatan dimulai dari 93Np235 berakhir pada 83Bi209.


c. Laju Peluruhan Radioaktif

1. Persamaan Laju Peluruhan
Peluruhan radioaktif termasuk reaksi ordo pertama. Peluruhan unsur   radioaktif sebanding dengan jumlah atomnya (N).
N0
ln   ⎯     =   k. ∆ t
Nt

2. Waktu Paruh
Laju peluruhan merupakan ukuran kesetabilan inti, biasanya dinyatakan dalam waktu paruh (t ½ ), yaitu waktu yang diperlukan untuk meluruh agar jumlah atom (N0) menjadi tinggal separuhnya (½ N0).
                                                          0,693
          t ½ =    ⎯⎯             
                                                          k                

Di laboratorium untuk memudahkan pengukuran jumlah atom (N) atau radioaktifitas (A) dinyatakan dalam count (banyaknya peluruhan yang tercatat pada detektor) permenit.
A0
ln   ⎯     =   k. ∆ t
At
A0 = radioaktifitas pada saat t = 0

3. Radioactive Dating
Istilah radioactive dating digunakan pada penggunaan radiasi dari unsur radioaktif untuk menentukan umur atau usia (dating) suatu bahan yang mengandung unsur radioaktif tersebut. Misalnya batuan yang semula mengandung U238 dapat ditentukan umurnya dengan menghitung kadar Pb206 pada batuan sekarang. U238akan berhenti meluruh jika telah terbentuk Pb206. 92U238 ⎯→ 82Pb206 + 8 2He4 + 6 -1e0






Umur sisa mahluk hidup (fosil) dapat ditentukan dengan mengukur radioaktifitas atau laju peluruhan C14 pada sisa mahluk hidup dan dibandingkan dengan laju peluruhan C14 pada mahluk hidup sekarang (≈ laju peluruhan C14semula). Penggunaan radiasi C14 untuk menentukan umur sisa mahluk hidup ini disebut Radiokarbon Dating.
Contoh soal:
1.       Waktu paruh U238 adalah 4,5 x 109 tahun. Setelah berapa lama U238 akan tersisa tinggal 30 % dari semula ?
2.       Waktu paruh Ra226 adalah 1 600 tahun. Setelah berapa lama 2 gram Ra226 menjadi tinggal 0,125 gram ?
3.       Aktivitas C14 dari contoh fosil tulang adalah 1/10 aktivitas C14 pada mahluk hidup sekarang.  Berapa umur fosil tersebut jika waktu paruh C14 adalah 5 730 tahun ?

D. Reaksi Inti.
Pada reaksi inti biasanya massa sebelum reaksi tidak sama dengan massa sesudah reaksi. Hal ini karena terjadi perubahan massa menjadi energi atau sebaliknya. Menurut Einstein:
E = m.c2
c = 2,998 x 10-10 cm/dt
1 sma ≈ 931,4 MeV
1 eV = 1,6021 x 10-12 erg
1 erg = 10-7 joule
1 MeV = 1,6021 x 10-13 J

Misal selisih massa 0,1587 gram setara dengan pelepasan energi sebesar ± 14 300 juta Joule. Dikenal ada tiga macam reaksi inti, yaitu reaksi penembakan dengan partikel, reaksi fisi, dan reaksi fusi.
1.       Reaksi penembakan dengan partikel.
Sebagai partikel penembak (peluru) dapat berupa partikel ringan, misalnya:2α4 , 1p1 , 0n1 , 1D2 atau partikel berat, misalnya: 6C12 , 7N14 , 8O16. Rutherford(1919) dengan penembak partikel α berhasil mengubah 7N14 menjadi 8O17
7N14 + 2He4 ⎯→ 8O17 + 1H1
atau dapat dituliskan:
7N14 (α,p) 8O17
Irene Curie (1933) dengan penembak partikel α berhasil mengubah 13Al27 menjadi 15P30
13Al27 + 2He4 ⎯→ 15P30 + 0n1
Partikel kecil untuk penembak diperoleh dari proses peluruhan isotop atau dari reaktor nuklir. Penembakan dapat dengan pemercepat partikel (particle accelerator) misalnya siklotron. Dengan siklotron penembak dapat juga partikel besar. Dengan siklotron Glenn Seaborg dapat membuat unsur-unsur transuranium nomor atom 93 sampai dengan 105.
Contoh:
92U238 + 6C12 ⎯→ 98Cf 246 + 4 0n1
92U238 + 7N14 ⎯→ 99Es247 + 5 0n1
92U238 + 8O16 ⎯→ 100Fm249 + 5 0n1
96Cm246 + 6C13 ⎯→ 102No254 + 5 0n1
98Cf 249 + 6C12 ⎯→ 104Ku257 + 4 0n1

2.    Reaksi fisi/pembelahan.
Reaksi fisi merupakan reaksi antara neutron dengan suatu nuklida dari atom berat, menghasilkan 2 macam nuklida lain yang lebih ringan. Pertama kali ditemukan oleh Otto Hahn (1939). Fermi (1914) menemukan transuranium dengan cara menembak Uranium menggunakan neutron. Neutron cepat adalah neutron yang memiliki energi tinggi (energi kinetik) ± 14 MeV, dihasilkan dari generator neutron, kemudian dilewatkan pada akselerator. Reaksi yang terjadi dalam reaktor : (n*,2n). Nuklida yang bereaksi dengan neutron cepat umumnya 92U238 .
92U238 + n* ⎯→ 56Ba138 + 37Rb99 + 2n
Reaksi fisi dengan neutron termal banyak dijumpai pada reaktor inti. Nuklida 92U235paling sering bereaksi fisi dengan neutron termal. Bila 92U235 ditembak dengan neutron termal akan menghasilkan nuklida baru dengan 2 atau 3 neutron dengan energi sebesar ± 200 MeV.
92U235 + n ⎯→ 56Ba138 + 36Kr 96 + 3n + 200 MeV
Neutron baru yang dihasilkan mempunyai energi ± 2 MeV. Jika digunakan untuk reaksi fisi selanjutnya neutron ini masih mempunyai energi yang cukup tinggi, sehingga perlu diperlambat dengan moderator (misalnya: air, air berat, grafit, berilium) hingga ± 0,025 eV. Bila reaktor inti dilengkapi moderator, maka reaksinya dapat dikendalikan dengan batang kendali untuk menyerap neutron, dan reaksi berlangsung secara berantai.

3. Reaksi fusi/penggabungan.
Reaksi fusi merupakan reaksi penggabungan inti-inti ringan menjadi inti baru yang lebih berat. Reaksi ini hanya berlangsung pada suhu tinggi (juta °C), untuk memperoleh energi aktivasi agar inti-inti ringan dapat bergabung. Dalam proses penggabungan ini dihasilkan energi yang besar. Diperkirakan energi yang dipancarkan matahari adalah hasil fusi nuklir inti-inti hidrogen menjadi inti helium:
4 1H1 ⎯→ 2He4 + 2 1e0
Reaksi fusi terjadi pada bom hidrogen, yang energi aktivasinya diperoleh dari reaksi fisi yang terjadi dalam bom:
1H2 + 1H3 ⎯→ 2He4 + 0n1 + energi
Sebagai sumber energi, penggunaan reaksi fusi lebih menguntungkan karena energi yang dihasilkan lebih besar dan tidak menghasilkan isotop radioaktif. Isotop yang dihasilkan bersifat setabil, misalnya helium. Kesulitannya, reaksi fusi terkontrol perlu tempat yang dapat menahan suhu tinggi (± 50 juta°C sampai dengan 200 juta°C).

E. Reaktor Inti.
Reaktor inti merupakan tempat berlangsungnya reaksi pembelahan inti (reaksi fisi) secara terkendali. Reaktor inti yang pertama dibuat oleh Fermi (1942). Berdasarkan tujuan penggunaannya, reaktor inti dibedakan menjadi reaktor penelitian dan reaktor daya.
1. Reaktor Penelitian.
Reaktor Penelitian digunakan untuk tujuan penelitian. Reaktor ini didesain sebagai sumber neutron yang dapat digunakan untuk menghasilkan radioisotop, mengukur fluks, untuk analisa, dan sebagainya. Jenis reaktor penelitian misalnya:
a.        Reaktor jenis TRIGA (Training Research and Isotope Production General Atomic), menghasilkan fluks neutron sekitar 1011 - 1012 nV. Digunakan untuk menghasilkan radioisotop untuk keperluan penelitian fisika dan analisis berbagai bidang.

b.       Reaktor uji material menghasilkan fluks neutron dalam orde 1014 - 1016 nV. Digunakan untuk tujuan reaksi, untuk menguji material, bahan bakar, komponen reaktor yang nantinya akan digunakan untuk komponen reaktor daya.

2. Reaktor Daya/Reaktor Nuklir.
Reaktor daya ditujukan untuk memulai reaksi pembelahan (fisi) untuk menghasilkan reaksi berantai, dapat mengendalikan reaksi dan memanfaatkan energi yang dihasilkan. Neutron yang dihasilkan adalah neutron cepat dengan energi 2 MeV. Neutron yang menghasilkan reaksi fisi selanjutnya adalah neutron termal dengan energi 0,025 eV. Nuklida yang digunakan dalam reaktor inti umumnya 92U235.
92U235 + 0n1 ⎯→ 56Ba138 + 36Kr96 + 3n + 200 MeV

Setiap 1 mol 92U235 menghasilkan energi ± 200 MeV, setara dengan energi yang dihasilkan pada pembakaran 500 ton batubara.

Komponen utama reaktor nuklir terdiri dari:
a.        Bahan bakar. Bahan bakar ditempatkan dalam teras reaktor. Umumnya berupa pelet UO2 dibungkus dalam kelongsong agar produknya tetap terkungkung dalam kelongsong tersebut. Uranium yang digunakan adalah uranium alam yang diperkaya dengan 92U235.

b.       Moderator. Moderator umumnya berupa grafit, air berat, atau air biasa. Berfungsi untuk menurunkan energi neutron melalui tumbukan. Diharapkan pada setiap tumbukan antara neutron dengan moderator, neutron akan kehilangan energi.

c.       Batang kendali. Batang kendali berfungsi untuk mengendalikan jumlah reaksi yang terjadi dalam reaktor, dengan cara menyerap neutron. Bahan batang kendali harus mempunyai kemampuan menyerap neutron yang tinggi, seperti kadmium, boron, dan hafnium.

d.       Pendingin. Umumnya reaktor menggunakan moderator juga sebagai pendingin, misalnya air yang disirkulasikan menggunakan pompa. Pendingin lain yang biasa digunakan adalah helium, CO2, dan logam cair.

e.       Penukar panas (heat exchanger). Pendingin primer merupakan rangkaian tertutup. Bahan pendingin itu dikembalikan ke dalam reaktor menggunakan pompa, sedangkan panasnya dipindah pada sistem penukar panas.

f.        Perisai radiasi. Perisai radiasi berfungsi menahan radiasi agar tidak keluar dari reaktor.

F. Dampak Radiasi.
1. Penggunaan Zat Radioaktif.
Zat radioaktif banyak digunakan dalam bidang pertanian, kedokteran, industri, dan analisis, misalnya :
a.       P32 digunakan untuk mempelajari penyerapan pospor dalam pupuk oleh tanaman, mempelajari fotosintesis pada tanaman.
b.   Na24 dalam NaCl digunakan untuk diagnosa sirkulasi darah.
c.    I131 untuk diagnosa fungsi kelenjar thiroid atau untuk terapi. Radiasi
       γ dapat merusak sebagian dari kegiatan thiroid dalam hiperthiroidism.
d.    Radiasi γ dari Co60 untuk penyembuhan tumor dan kangker.
e.     Radiasi γ dari Ra untuk pemandulan hama jantan.
f.     O18 untuk mempelajari mekanisme reaksi esterifikasi.
g.     U235 digunakan dalam reaktor nuklir (PLTN).

2. Bahaya/Efek Radiasi Bagi Tubuh Manusia
Radiasi dari zat radioaktif dapat mengionkan partikel atau molekul zat yang dilaluinya, termasuk sel-sel tumbuhan, hewan, dan manusia. Daya mengionkan ini sebanding dengan energi radiasinya. Daya tembus partikel/sinar radioaktif berbeda-beda, dan bergantung pada energinya. Dalam aluminium perbandingan daya tembus partikel α : β : γ = 1 : 100 : 10 000. Di udara partikel α dapat menembus sekitar 2,8 cm sampai 8,5 cm. Setiap cm udara yang dilintasinya, partikel α dapat menghasilkan 50 000 sampai 100 000 pasang ion (pasangan ion positif dan elektron), partikel β menghasilkan beberapa ratus pasang ion, dan sinar γ menghasilkan beberapa pasang ion. Dengan energi yang sama, jumlah pasangan elektron yang dihasilkan partikel α, β, dan γ juga hampir sama karena β melintas lebih jauh dari α dan γ lebih jauh lagi.

Penggunaan radiasi dapat secara eksternal, yaitu dengan memancarkan radiasi dari luar tubuh, maupun secara internal, yaitu dengan memasukkan radioaktif ke tubuh, sehingga tubuh menjadi radioaktif. Akibat radiasi dapat menimbulkan gangguan pada sel-sel tubuh, yang dapat terjadi dengan segera (dalam waktu pendek setelah radiasi), maupun setelah beberapa lama radiasi. Efek radiasi bagi tubuh dapat berupa efek somatik maupun genetik.

a.       Efek somatik (somatic effects).
Efek somatik radiasi mempengaruhi sel somatik, sehingga pengaruhnya muncul pada diri yang bersangkutan dan tidak menurun ke generasi berikutnya.
1). Efek somatik nonstokostik. Efek somatik radiasi bersifat nonstokostik jika ada hubungan sebab akibat yang pasti antara dosis radiasi yang diterima dengan pengaruh yang ditimbulkan. Umumnya terjadi pada jaringan yang memiliki laju penggantian sel yang tinggi. Akibatnya fungsi jaringan akan hilang.
2). Efek somatik stokostik. Efek somatik radiasi bersifat stokostik jika tidak dapat dipastikan adanya hubungan antara dosis radiasi yang diterima tubuh dengan akibat yang ditimbulkan. Umumnya tidak segera muncul setelah radiasi. Bisa terjadi jika terkena radiasi dosis tinggi (dosis akut) atau dosis rendah waktu lama (dosis kronis).

b. Efek Genetik (genetic effects).
Efek genetik radiasi mempengaruhi sel-sel germinal dan muncul pada keturunan. Efek genetik bersifat stokostik dan muncul pada korban radiasi. Radiasi dosis rendah dapat menyebabkan perubahan pada DNA sehingga terjadi mutasi gen yang dapat muncul pada beberapa keturunan.

3. Penanggulangan Bahaya Radiasi.
Secara teknis, untuk mengurangi tingkat bahaya radiasi terhadap tubuh pengguna radiadi dapat dengan cara mengatur waktu radiasi, mengatur jarak radiasi, dan memasang perisai antara sumber radiasi dengan tubuh. Secara nonteknis, untuk menanggulangi bahaya radiasi dapat dengan mengontrol atau mengawasi pemaparan yang dapat menimbulkan bahaya radiasi, diantaranya dengan cara menghilangkan bahaya, mengawasi bahaya, mengawasi pekerja radiasi, dan dibuat peraturan. Undang Undang Republik Indonesia nomor 10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran mengatur tentang pembangunan, pengangkutan, penyimpanan, penyediaan, penggunaan tenaga nuklir dan keselamatan kerja terhadap radiasi.


SUMBER : http://catatangurukimia.blogspot.co.id/2013/10/ringkasan-kimia-inti-materi-kelas-12_6615.html