NW_24

Long Life Education

02 April 2016

Apa Itu Etika ?

           Pengertian Etika
            Etika merupakan sistem nilai pribadi yang digunakan memutuskan tentang sesuatu yang dianggap benar atau yang paling tepat, pada kondisi atau situasi tertentu , memberi sebuah keputusan tentang apa yang konsisten dengan sistem nilai pada kebribadian masing-masing.

                Etika sendiri berasal dari kata ethos atau taetha yang berarti tempat tinggal, padang rumput, kebiasaan atau adat istiadat.dan juga Etika (ethics) berarti moral. Etika merupakan ilmu tentang norma, nilai dan ajaran moral. Etika merupakan filsafat yang merefleksikan ajaran moral.

              Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.

Macam - macam Etika


A.  Etika Filosofis

             Etika filosofis adalah kegiatan berfilsafat atau berpikir, yang dilakukan oleh manusia. 

          Etikamerupakan bagian dari filsafat, karena itu berbicara etika tidak dapat dilepaskan dari filsafat. Karena itu, bila ingin mengetahui unsur-unsur etika maka kita harus bertanya juga mengenai unsur-unsur filsafat. Berikut akan dijelaskan dua sifat etika:
Non-empiris Filsafat digolongkan sebagai ilmu non-empiris. Ilmu empiris adalah ilmu yang didasarkan pada fakta atau yang konkret. Namun filsafat tidaklah demikian, filsafat berusaha melampaui yang konkret dengan seolah-olah menanyakan apa di balik gejala-gejala konkret. Demikian pula dengan etika. Etika tidak hanya berhenti pada apa yang konkret yang secara faktual dilakukan, tetapi bertanya tentang apa yang seharusnya dilakukan atau tidak boleh dilakukan.


B.  Etika Teologis

            Dua hal yang perlu diingat dengan etika teologis. Pertama, etika teologis bukan hanya milik agama tertentu. Kedua, etika teologis merupakan bagian dari etika secara umum.

       Secara umum, etika teologis dapat didefinisikan sebagai etika yang bertitik tolak dari presuposisi-presuposisi teologis. Definisi tersebut menjadi kriteria pembeda antara etika filosofis dan etika teologis. 

         Setiap agama dapat memiliki etika teologisnya yang unik berdasarkan apa yang diyakini dan menjadi sistem nilai-nilai yang dianutnya. Dalam hal ini, antara agama yang satu dengan yang lain dapat memiliki perbedaan di dalam merumuskan etika teologisnya. 

0 komentar:

Post a Comment