SEJARAH INTERNET
Sejarah dimulai pada tanggal Agustus 1962 dan penciptaan internet pertama kali dikemukakan oleh seseorang bernama J.C.R Licklider dari MIT Massachutts Institute of Technology. Konsep awal dinamakan “Galactic Network” oleh dirinya. Ia mengemukakan tentang bagaimana jaringan global yang memungkinkan orang dapat mengakses data dan program dari mana saja. Pada Oktober 1962 beliau mengepalai program penelitian komputer di ARPA yang merupakan bagian dari Departmenet Pertahanan Amerika Serikat.
Daftar Kejadian Penting Dalam Sejarah Internet dan Perkembangannya
1957
Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958
Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency(ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962
Sejarah internet di tahun ini adalah seorang J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
1960
Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
1965
Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968
Jaringan Tymnet dibuat.
1971
Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972
Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet".
1972-1974
Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973
ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974
Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".
1974
Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari
ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977
Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978
Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol(TCP/IP).
1979
Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis. Sungguh menarik, di tahun ini juga emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an
Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia. Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung. Layanan BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari berbagai universitas.
1982
Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
1986
Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS(Domain Name System)yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.
2000-an
Internet berkembang begitu pesat, hal ini bisa dibuktikkan dengan munculnya milyaran situs di dunia. Dan bisnis digital pun telah menjadi trend di berkat perkembangan dari internet.
Internet adalah kependekan dari Interconnected Network. Internet merupakan sebuah sistem teknologi komunikasi yang bisa menghubungkan antar satu komputer dengan komputer lainnya sehingga menjadi sebuah jaringan, jaringan ini mencakup seluruh dunia. Bisa kita bayangkan ada berapa banyak komputer di seluruh dunia, dan semua komputer tersebut bisa saling terhubung melalui suatu sistem jaringan yang dinamakan internet. Ada standar tertentu yang lalu menjadi sebuah aturan baku supaya satu komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang ada pada jaringan internet, yaitu dengan adanya protokol TCP/IP. Protokol ini bisa kita ibaratkan sebagai sebuah pintu pada rumah.
Komputer yang terhubung pada jaringan internet diharuskan memiliki identitas unik yang berbeda dengan komputer lainnya yang ada pada jaringan internet. Jika kita contohkan pada sebuah rumah, apa jadinya jika rumah A memiliki alamat yang sama persis dengan rumah B? Semua orang yang hendak mengunjungi rumah A atau B pastinya akan menjadi kebingungan, rumah mana yang sebenarnya akan dia tuju. Dapat kita simpulkan bahwa itu adalah sebuah kesalahan penamaan alamat, dan ini tidak akan mungkin terjadi di kehidupan nyata. Sama halnya dengan komputer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan internet memiliki alamat yang disebut alamat IP (Internet Protocol Address/IP Address). Alamat IP ditulis berbentuk kombinasi angka yang menunjukkan identitas sebuah komputer pada jaringan internet. Contoh penulis IP versi 4 (IPv4): 202.154.23.23.
Selain menggunakan IP Address yang berbentuk deret angka, untuk mengidentifikasi sebuah komputer pada jaringan internet biasa juga menggunakan nama atau yang sering disebut dengan nama domain. Contohnya: google.com, yahoo.com, mandalamaya.com.
Perkembangan Internet
Tahun 1972 Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program emali yang ia ciptakan unti ARPANET dan langsung populer karena kemudahan pemakaianya dalam mengirim pesan
Dan pada tahun yang sama lambang (@) di perkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan "at"
Kemudian Pada Tahun 1973 jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan diluar amerika serikat
Tepatnya di University College di london yang merupakan pemilik komputer pertama di luar amerika serikat dalam jaringan ARPANET
Dari sinilah mulai di kembangkan TCP / IP dengan protocol yang standart dan di sepakati secara luas agar bisa tersebar d i berbagai tempat dan saling terhubung membentuk jaringan Raksasa
Dan sekarang bisa menjangkau seluruh dunia yang sekarang kita sebut " INTERNET"
Kelebihan dan Kekurangan Internet
Tentunya dalam dunia Internet terdapat banyak sekali
kelebihan dan kekurangan tergantung dari bagaimana kita ingin mengaksesnya..:
Berikut ini adalah 10 kelebihan dan kekurangan dalam
Internet :
1. HIBURAN
Teknologi internet dan new media memberikan banyak kemudahan
untuk pengguna nya dalam menikmati hiburan , diantaranya adalah situs Game
Online. dengan situs ini user bisa bermain game secara universal dengan seluruh
pemain lain didunia.
Kelebihan : Bisa menghilangkan kejenuhan pengguna nya dan
bisa mengasah kemampuan berstrategi dalam berpikir.
2. MEDIA SOSIAL
Mungkin dibidang ini adalah salah satu teknologi internet
yang paling banyak pengguna nya , banyak sekali situs penyedia jejaring sosial
seperti : Facebook,Twiter,skype,dan masih banyak lagi. disebut sosial karena
dengan teknologi ini anda dapat Bersosialisasi bersama banyak orang yang andal
kenal bahkan belum anda kenal dengan hanya berkenalan via dunia maya.
Kelebihan : Memudahkan anda berkomunikasi dengan teman
bahkan saudara anda yang jaraknya mungkin jauh dari tempat tinggal anda,juga
dapat bertukar pengalaman informasi dsb,dapat membuat anda bisa berteman dengan
siapapun diseluruh dunia tanpa batas negara.
3. EDUKASI
Banyak sekali Pendidikan yang didapat via internet , mulai
dari wikipedia.com dsb. Internet dapat membuat pengguna nya cerdas jika
Pengguna nya menggunakan nya untuk mencari pendidikan yang positif, sebaliknya
internet dapat membuat pengguna nya bodoh jika kita negatif dalam mencari
pendidikan via internet.
Kelebihan : Menambah wawasan pengguna nya,memudahkan
siapapun untuk belajar via dunia maya dengan instan. ringkas padat dan jelas.
4. INFORMASI
Di internet bukan hanya 1 atau 2 penyedia layanan infomasi
tetapi sangatlah banyak sekali, mulai dari kompas.com,yahoo.com,viva news dsb.
mulai dari informasi gaya hidup,pendidikan,tempat wisata,kesehatan semuanya
tersedia di internet
Kelebihan : Membuat pengguna nya cepat menerima informasi
terbaru tanpa harus menunggu acara berita ditelevisi dsb, dan juga dapat
menambah wawasan dari seluruh dunia,karena sangat banyak sekali situs Informasi
dari seluruh Dunia.
5. AKSES 24 JAM
Akses informasi di Internet tidak dibatasi waktu, karena
dengan lingkup global, dunia maya yang dihadirkan ‘tidak pernah tidur’..
Responden penelitian yang dilakukan lewat Internet bisa memberikan respon atau
jawaban sesuai dengan kondisi dan situasi yang dikehendaki masing-masing
individu.
6. KECEPATAN
Bila dibandingkan dengan sumber data tradisional, riset
melalui Internet jauh lebih cepat, karena bersifat real-time. Kita tinggal
mengkilk berbagal icon, selanjutnya tinggal menunggu hasil (tentunya tergantung
pada fasilitas modem dan ISP atau Internet Service Provicer yang dipergunakan)
lebih cepat dan lebih murah.
7. KENYAMANAN
Peneliti lewat Internet tidak harus menghadapi berbagai
persoalan birokratis, seperti ijin dari berbagai instansi untuk keperluan
peilgumpulan data, ‘kerahasiaan’ informasi, dan keharusan untuk datang sendirl
keinstansi bersangkutan. Selain itu, berbagai fitur (features) yang dirancang
khusus dan user-ftiendly sangat memudahkan peneliti mengakses berbagal situs
Internet.
8. KEMUDAHAN AKSES
Menjamurnya bisnis warnet (warung Internet) di Indonesia (khususnya
di kota-kota besar) membuat akses terhadap Internet menjadi lebih mudah.
Persaingan antarwarnet dalam hal harga, kecepatan akses, dan fasilitas
pendukung lainnya membuat para pengguna Internet lebih nyaman dan mudah
memanfaatkan Internet untuk keperluan riset maupun tujuan lainnya.
9. INTERAKTIVITAS dan FLEKSIBILITAS
Dalam dunia internet komunikasi dengan pengguna di belahan
dunia, dapat anda lakukan tanpa batas ruang dan waktu. Komunikasi yang anda
lakukan dapat secara interaktif, misalnya dengan fasilitas chatting. Di samping
itu anda dapat mengikuti informasi perkembangan terbaru, misalnya dalam bisnis
secara fleksibel dan dapat dikomunikasikan dengan pengguna lain. Di samping
keunggulan seperti tersebut di atas, internet juga mempunyai kelemahan.
Kelemahan tersebut tergantung dari sudut pandang setiap pengguna dan bersifat
relatif.
10. SARANA KOMUNIKASI MURAH
Dibandingkan dengan komunikasi canggih abad ini, internet
adalah sarana komunikasi paling murah dengan efektifitas cukup tinggi. Jika
Anda harus merogoh ribuan dollar untuk berkomunikasi dengan keluarga di luar
negeri via handphone, dengan internet hanya butuh uang receh. Bisa komunikasi
suara, teks bahkan video live.
Itulah 10 dari sekian banyak tentang penjelasan Kelebihan
dalam dunia Internet.
Tentunya masih banyak lagi kelebihan-kelebihan dari
Internet..
Berikut adalah 10 Kekurangan dari Internet.:
1. KETERGANTUNGAN PADA JARINGAN TELEPON dan INTERNET
SERVICE PROVIDER. (ISP)
Fasilitas jaringan telepon dan ISP sangat berpengaruh
terhadap biaya pemakaian Internet dan kemungkinan akses secara keseluruhan.
Hingga saat ini, biaya penggunaan Internet di Indonesia masih relatif mahal,
karena tarif telepon ditentukan berdasarkan pulsa yang digunakan, bukannya atas
dasar jumlah panggilan (number of calls). Selain itu, saluran telepon di
Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya menyebabkan waktu akses
menjadi lebib lama dan biaya akses menjadi mahal. Sementara itu, terbatasnya
bandwidth sistem transmisi yang disediakan ISP dan banyaknya pelanggan yang
mengakses pada waktu bersamaan memperparah akses terhadap Internet.
2. SELEKTIVITAS dan ANONIMITAS
Salah satu persoalan dalam riset lewat Internet adalah
sulitnya mengidentifikasi identitas responden. Setiap orang, termasuk yang
bukan target respon, bisa mengisi kuesioner secara on-line tanpa bisa dicegah
atau dibatasi. Belum lagi -adanya kenyataan bahwa setiap orang bisa memiliki
sejumlah alamat e-mail berbeda dan belum tentu menggunakan identitas asli.
Semua ini membuat riset secara on-line harus benar-benar selektif dalam
menentukan sampling dan cara responden memberikan jawaban.
3. KARAKTERISTIK DEMOGRAFIS PEMAKAI INTERNET
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Internet lebih efektif
untuk menjangkau responden yang termasuk kelompok berdaya beli atau
berpenghasilan dan berpendidikan relatif tinggi. Dengan demikian Internet
kurang efektif bagi penelitian yang kelompok sampeinya adalah masyarakat
golongan menengah ke bawah.
4. CLUTTER dan “NEVER-ENDING SEARCH”
Informasi yang tersedia di Internet sangat besar jumlahnya,
namun tidak semuanya dibutuhkan. Pencarian tanpa strategi khusus bisa
diibaratkan mencari jarum’ * dalam jerami, sehingga sang peneliti ‘terjerumus’
ke dalam belantara informasi tanpa ujung. Ini
sering membuat peneliti pemula di Internet mengalami
frustrasi, karena bukannya mendapatkan informasi, tet.api justr’u menghabiskan
waktu dan uang untuk pencarian yang tak tentu arah. Selain itu, godaan di
Internet relatif amat besar, terutama bagi mereka yang suka menelusuri
situs-situs pornografi, yang ujung-ujungnya membuat pencarian informasi menjadi
tidak efektif dan lepas kendali.
5. RELIABILITAS dan VALIDITAS SUMBER ACUAN HASIL RISET
Setiap orang bebas membuka homepage sendiri dan menampilkan
berbagai informasi di sana. Implikasinya, tidak semua data dan informasi yang
didapatkan lewat Internet andal dan valid untuk dijadikan acuan dalam penelitian.
Selain itu, sumber informasi di Internet mudah berubah, misainya homepage yang
telah berubah atau bahkan sudah tidak ada lagi. Akibatnya, peneliti harus
selalu mencermati perubahan tersebut bila mengutip sumber bersangkutan.
6. VIRUS
Salah satu masalah yang juga tak kalah peliknya adalah
risiko terkena virus komputer yang mudah menyebar lewat jaringan Internet, baik
lewat e-mail maupun file-file yang di-download. virus ini biasanya merusak
sistem komputer dan tidak jarang komputer tersebut rusak.
7. TIDAK ADA FILTER YANG TANGGUH
Banyak yang mencoba memfilter informasi di internet, namun
kenyataannya hal itu tidak bisa dengan mudah menyingkirkan informasi yang
membahayakan atau tidak pantas. Sejauh ini tidak ada filter yang tangguh untuk
memfilter internet dari pornografi dan pembajakan.
8. PENGAWASAN HUKUM MASIH LEMAH
SOPA PIPA negara adidaya pun keder di mata kebebasan
internet. Kebijakan atas nama perlindungan karya ini tidak mampu membendung
pelanggaran hak cipta. Pengawasan hukum pun masih sangat lemah karena belum
adanya kesepatakan dan kesepahaman antar pengguna Internet tentang kebebasan.
9. PRIVASI MUDAH DI BOBOL
Masih ingat kasus tabu artis beberapa tahun lalu? Inilah
ruang privasi yang terpublikasi tanpa tedeng aling-aling dengan cepat menyebar
dan menjalar ke seluruh publik yang ujung-ujungnya merugikan semua pihak.
10. INFORMASI PALSU DI MANA-MANA (HOAX)
Ada milyaran informasi di jagad maya, namun Anda harus bijak
memilah informasi tersebut dengan klarifikasi ke situs-situs lain karena bisa
saja informasi yang Anda anggap benar tersebut adalah HOAX atau palsu belaka.
Itulah 10 kekurangan internet dari sekian banyak kekurangan
yang ada dalam dunia internet.
Dampak Positif
Internet & Dampak Negatif Internet
A. Dampak Positif
Internet
1. Internet sebagai media komunikasi
Internet merupakan alat komunikasi yang
digunakan masyarakat untuk berkomunikasi dengan pengguna internet yang lain
pada aplikasi internet. Contohnya adalah aplikasi chatting seperti twitter,
line, facebook, yahoo, BBM.
2. Sebagai media pertukaran data
Internet dapat sebagai media pertukaran
data dengan menggunakan email, news group, www dimana para pemakai internet
diseluruh dunia bertukar informasi cepat dan murah.
3. Sebagai media mencari informasi
Setia manusia membutuhkan informasi yang
harus diketahui, internet membantu manusia atau pengguna internet untuk
memberikan segala informasi yang dibutuhkan. Contohnya, Google dan Youtube
sebagai tempat mencari informasi.
4. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis
dalam bidang perdagangan
Internet juga dapat menghasilkan
keuntungan atau uang dengan berdagang secara online. Contohnya tokoh bagus,
tokopedia, dan masih banyak lagi tempat bertransaksi dan berbisnis di Internet.
B. Dampak Negatif
Internet
1. Pornografi
Internet memberikan segala macam
informasi baik itu positif dan negatif, dimana salah satunya dampak internet
adalah pornografi yang tersebar dan dengan kemudahaan akses informasi
pornografi yang membuat pengguna internet mensalah gunakan internet yang menyebabkan
banyaknya tindakan asusila.
2. Violence and Gore
Violence and Gore adalah kekejaman dan
kesadisan yang ditampilkan hanya untuk keuntungan tanpa memikirkan dampak dari
penyebaran informasi tersebut.
3. Penipuan
Internetpun tak luput dari penipuan
karena keuntungan dari Internet membuat setiap orang berfikir untuk mencari
keuntungan yang cepat yaitu dengan menipu. Hal ini dapat diatasi dengan
menghubungi atua mengkonfirmasi kepada penyedia informasi tersebut.
4. Carding
Carding merupakan kejahatan yang
dilakukan dengan mendeteksi transaksi karena internet sifatnya langsung dan
terbuka membuat para penjahat memanfaatkan dengan membajak kartu kredit untuk
mencatat kode kartu mereka.
5. Perjudian
Adanya perjudian di internet yang
tersebar merata ke penjuru kalangan baik orang dewasa maupun anak.
6. Kencanduan Internet
Internet dapat menyebabkan
ketergantungan sampai melupakan waktu untuk melaksanakan kewajibannya.
Contohnya adalah kecanduan sosial media atau game online yang banyak menyita
waktu.
7. Kerja Instan
Dari banyaknya informasi pembelajaran di
internet membuat siswa siswi banyak mengambil informasi dari internet dan tidak
lagi membudayakan membaca buku, dimana informasi yang ada diinternet belum
tentu benar. Hal ini membuat para siswa siswi menanamkan dalam dirinya untuk
kerja instan tanpa proses yakni tidak membaca buku-buku sebagai sumber
informasi yang benar dan tidak lagi diragukan kebenaran dari buku karena
memiliki beberapa tahapan dalam penerbitan buku tersebut.
Kurniawan, Yusuf
Kriptografi : = internet / Yusuf Kurniawan
Bandung : Informatika, 2004
Kriptografi (Program komputer)
http://opac.perpusnas.go.id/uploaded_files/sampul_koleksi/original/Monograf/ali158g.jpg image/jpeg
Kurniawan, Yusuf
Kriptografi : = internet / Yusuf Kurniawan
Bandung : Informatika, 2004
Kriptografi (Program komputer)
http://opac.perpusnas.go.id/uploaded_files/sampul_koleksi/original/Monograf/ali158g.jpg image/jpeg
Daftar Pustaka:
Kurniawan, Erick.2010.Teknologi Informasi dan Komunikasi.Jakarta:Dunia Pustaka.






0 komentar:
Post a Comment