Pengertian Mengukur

Mengukur adalah membandingkan suatu besaran dengan besaran lain(sejenis) yang digunakan sebagai patokan atau bisa juga membandingkan suatu besaran dengan besaran lain yg menggunakan satuan . Dalam pengukuran, Anda mungkin menggunakan satu instrument (alat ukur) atau lebih untuk menentukan nilai dari suatu besaran fasis. Ketika Anda mengukur suatu besaran fasis dengan menggunakan instrument, tidaklah mungkin anda akan mendapatkan nilai mutlak benar, melainkan selalu terdapat ketidakpastian. Ketidakpastian ini disebabkan oleh adanya kesalahan dalam pengukuran.
Kadang kita juga harus mengukur besaran yang sama dengan alat ukur yang berbeda. Misalnya, kita mengukur panjang meja dengan meteran gulung, dengan mistar, atau yang paling sederhana dengan jengkal kita. Pertanyaan yang muncul adalah yang mana dari ukuran-ukuran itu yang paling benar ?
Sebagai contoh. Kita ingin mengukur panjang sebuah meja. Dalam pikiran kita, meja tersebut pastilah mempunyai panjang tertentu. Dan pasti (MUTLAK). Untuk mengukurnya saya menggunakan jengkal saya, dan didapat suatu panjang tertentu, misalnya 5 jengkal. Anda mengukur menggunakan siku, dan mendapatkan panjangnya 3 siku. Hasilnya berbeda, padahal yang kita ukur adalah benda yang panjang mutlaknya sama (meja yang itu-itu juga). Saya boleh ngotot bahwa panjangnya 5 jengkal dan anda ngotot 3 siku. Lantas siapakah yang benar ?
Dua-duanya bisa benar.
Untuk itulah kita buat suatu perjanjian, suatu komitmen untuk menggunakan alat ukur dengan satuan yang sama (standar). Alat ukur standar tersebut kita perjanjikan, misalnya untuk panjang kita tentukan yang disebut dengan 1 meter adalah panjang suatu metal yang disimpan dalam kondisi tertentu di negara Perancis. (Atau ada konsensus baru bahwa 1 meter itu sama dengan sekian kali panjang gelombang emisi cahaya Kripton Kr86). Dengan mengacu pada standar tersebut kita bisa menentukan 1 jengkal saya panjangnya berapa kali panjang standar, demikian pula dengan siku anda. Sehingga saya dan anda akan menghasilkan suatu pengukuran yang sama walaupun beda satuan. untuk menyamakan satuan tersebut kita gunakan konversi satuan. Hal yang sama berlaku untuk besaran lainnya.
Referesnsi :http://brainly.co.id/tugas/331190






0 komentar:
Post a Comment